Tuliskan tiga contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan terhadap meneladani sifat-sifat al basir


Asmaul Husna menjadi salah satu materi pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diajarkan di kelas X Semester 1. Nah salah satu Asmaul Husna itu adalah Al Matin. Sifat ini merupakan salah satu bukti bahwa tidak sesuatu apapun yang lebih kuat, selain dari pada-Nya.

Allah SWT memiliki 99 nama agung yang terdapat dalam Al Quran, salah satunya Al Matin. Asmaul Husna diterangkan dalam Al Quran dan hadits. Salah satunya dalam surat Al A’raf ayat 180. Allah SWT berfirman:

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ – ١٨٠

Artinya: “Dan Allah memiliki Asma’ul-husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma’ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 180)

Baca juga: Arti Al Basir, Satu dari 99 Asmaul Husna Milik Allah SWT

Sementara itu, Asmaul Husna juga diterangkan dalam sebuah hadits Imam Bukhari, sebagai berikut:

إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا ، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Artinya: “Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” (HR. Bukhari)

Arti Al Matin

Salah satu Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT adalah Al Matin. Al Matin (المتين) artinya Yang Maha Teguh atau Yang Maha Kokoh.

Sifat Al Matin disebutkan dalam Al Quran, salah satunya pada surat Az Zariyat ayat 58.

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ – ٥٨

Artinya: “Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS. Az-Zariyat: 58)

Ibnu Abbas RA berkata, “Keras,” Yakni, keras dalam kekuatan-Nya, keperkasaan-Nya, dan semua sifat kekuasaan-Nya. Lafazh tersebut merupakan penegasan bagi keberadaan kekuatan, seperti dikutip dari Syarah Aqidah Wasithiyah oleh Syaikh Muhammad Al-Utsaimin,

Syaikh Muhammad Al-Utsaimin menjelaskan, ayat tersebut menetapkan dua sifat Allah SWT, yaitu Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dan Al Matin (Yang Sangat Kokoh), serta penetapan tiga macam sifat, yakni rezeki, kuat, dan segala hal yang terkandung dalam nama Al Matin.

Salah satu perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap sifat kuat dan kokoh adalah tidak meminta kekuatan dan rezeki melainkan kepada Allah SWT.

Selain itu, sebagai umat muslim kita percaya bahwa tidak ada kekuatan sebesar apapun yang dapat menyamai kekuatan Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam surah Asy Syura ayat 11:

لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚوَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ – ١١

Artinya: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Asy-Syura: 11).

Di dalam 99 nama baik Allah yang ada dalam Asmaul Husna, terdapat nama Al Adl yang berarti Allah Maha Adil. Nah, bisakah kamu sebutkan perilaku orang yang mengamalkan Asmaul Husna Al Adl? 

Baca Juga :

Apa Maksud Beriman kepada Allah Melalui Asmaul Husna? Berikut Penjelasannya!

Al Adl (الْعَدْلُ), berarti Allah Maha Adil, yang artinya Ia hanya melakukan sesuatu yang pantas dan sudah seharusnya. Allah menghukumi dengan kebenaran dan tidak pernah berlaku zalim pada setiap hamba-Nya.

Dengan mengimani makna Al Adl Asmaul Husna dalam sifat Allah tersebut, hamba yang beriman pun pasti memiliki perilaku baik yang diinginkan oleh Pencipta. Terutama dalam bersikap adil dan tidak memihak pada satu hal saja. 

Contoh Perilaku orang yang Mengamalkan Asmaul Husna Al Adl

Isi kandungan Asmaul Husna Al Adl utamanya adalah tentang sikap adil. Allah menginginkan setiap hambanya untuk tidak bersikap curang demi mendapatkan keinginannya. Selain itu, Allah juga ingin hambanya berperilaku seperti hal di bawah ini: 

1. Bersikap baik dalam tindakan dan ucapan. Tidak menghina dan mengucilkan orang lain. 

2. Menghindari hal-hal yang bisa membuat orang lain sakit hati.

3. Menjauhi tindakan mengambil keputusan yang curang demi memenuhi kepentingan diri sendiri. 

4. Bersikap adil pada diri sendiri, contohnya pandai mengatur waktu untuk belajar dan bermain. 

5. Bersikap adil pada orang lain dan Allah, serta makhluk lainnya. 

6. Tidak mudah marah dan dendam ketika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. 

Begitulah cara meneladani Asmaul Husna Al Adl secara sederhana. Kamu bisa mengimani sekaligus mengamalkan sifat tersebut agar bisa menjadi teladan dan contoh yang baik untuk lingkungan sekitar. 

Ayat Al-Quran yang Menganjurkan Sikap Adil 

Dalam surat Al An’am ayat 115, Allah berfirman: “Dan telah sempurna firman Tuhanmu (Al-Qur’an) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah firman-Nya. Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS Al An’am:115)

Dalil Allah Maha Adil lainnya ada dalam surat At Tin:8 yang berbunyi: “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?” (QS At Tin:8).

Tentu saja saat ini kamu sudah memahami jawaban untuk pertanyaan sebutkan perilaku orang yang mengamalkan Asmaul Husna Al Adl, ya? Akan ada banyak manfaat jika kamu bisa bersikap adil, baik kepada diri sendiri, pada Allah, orang lain, dan makhluk lainnya.

Apa arti al Bashir dan contoh perilakunya?

Asmaul husna Al Bashir artinya Yang Maha Melihat dan Menyaksikan. Allah SWT dengan keagunganNya dapat menyaksikan segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Tidak ada hal sekecil apa pun yang luput dari penglihatanNya.

Bagaimana cara meneladani sifat asmaul husna al Bashir?

Berikut ini adalah contoh sikap seseorang yang meneladani asmaul husna AlBashir: Melihat tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT di lingkungan sekitar dan menjadikannya bahan renungan agar ketaatan dan keimanan semakin bertambah. Menggunakan penglihatan untuk beribadah dan melihat hal yang baik-baik.



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *