Mengapa seorang akuntan yang bekerja sebagai akuntan harus dapat menjaga kerahasiaan dan memiliki tanggung jawab profesi?


Bagi kamu yang berkeinginan menjadi seorang akuntan wajib tahu tentang etika profesi ini. Etika profesi adalah ilmu yang mempelajari perilaku baik dan buruknya profesi seorang akuntan.

Aturan perilaku etika profesi akuntansi yang perlu diketahui dalam memenuhi tanggung jawab profesionalitasnya terangkum dalam kode etik etik Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).

Apa saja etika profesi seorang akuntan? Simak uraiannya seperti dikutip dari trusvation.com:

Kerahasiaan

Jabatan ini merupakan sebuah tanggung jawab besar. Sebagai seorang akuntan, maka kalian dituntut untuk menjaga kerahasiaan informasi dalam internal perusahaan dan tidak boleh membocorkan informasi yang hanya ditujukan bagi yang berkepentingan itu pada banyak orang.

Menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh saat kalian melakukan tugas profesional adalah kewajiban akuntan. Terkecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum yang mengharuskan kalian untuk mengungkapkannya.

Tanggung Jawab Profesi

Sebagai seorang akuntan, kalian harus punya tanggung jawab secara moral dan profesional dalam semua pekerjaan yang dibebankan kepada kalian. Kepekaan moral dalam sebuah tanggung jawab profesi, akan membuat kalian memiliki tingkat kepercayaan tinggi berdasarkan hasil kerja kalian.

Saat bekerja, kalian memiliki tanggung jawab kepada pemakai jasa. Bersamaan dengan itu pula, kalian juga bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama akuntan demi mengembangkan profesi akuntan itu sendiri.

Objektivitas

Kualitas mahal dari seorang akuntan dalam memenuhi profesionalitasnya adalah prinsip objektivitas. Memegang prinsip ini, kalian harus memiliki sifat adil dan jujur secara intelektual, harus bebas dan tidak boleh punya prasangka yang buruk.

Yang tak kalah penting, prinsip objektivitas menuntun kalian untuk tidak berpihak pada suatu kepentingan tertentu sehingga laporan keuangan yang kalian laporkan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Standar Teknis

Setiap pekerjaan dan tanggung jawab yang kalian lakukan harus memenuhi standar teknis dan profesional yang relevan. Standar teknis profesi akuntansi ini sudah ditentukan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dan semua anggota wajib mengetahui dan mematuhinya.

Dengan mengikuti aturan dan standar teknis sesuai IAI, maka kalian semestinya tidak dapat digugat seenak hati oleh auditor. Keuntungan lainnya adalah kalian bisa meraih kepercayaan atas profesionalisme dalam menyelesaikan pekerjaan.

Kompetensi

Tiap kalian menekuni satu profesi, sudah pasti kalian akan dituntut memiliki kompetensi lebih untuk memenuhi apa yang dibutuhkan. Tak terkecuali akuntan, bilamana keahlian kalian sedang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan akuntansi, maka butuh kehati-hatian yang tinggi.

Tak cuma mengandalkan skill yang tinggi, dalam prinsip kompetensi yang mengedepankan sikap hati-hati berfungsi untuk menghindarkan kalian dari penipuan. Hal itu karena setiap apa yang kalian laporkan memang dituntut kebenarannya.

Untuk itu, kalian juga harus memelihara pengetahuan dan keahlian profesional yang dibutuhkan untuk menjamin klien, serta bertindak tekun dan cermat sesuai teknis dan profesional yang berlaku sesuai yang diatur oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).

Kemandirian

Dalam profesi ini, kalian juga dituntut untuk mandiri dalam melaksanakan pekerjaannya. Meskipun demikian, tak berarti kalian sama sekali dilarang melakukan kerja sama tim. Hal ini lebih karena kalian harus punya sikap percaya diri terhadap keahlian yang dimiliki.

Kepercayaan diri yang kalian punya dalam menyajikan laporan keuangan ini pada akhirnya akan melahirkan sikap indepensi dan tidak memihak pada satu kepentingan tertentu.

Sikap independensi ini pula yang nantinya akan kalian perlukan jika bercita-cita menjadi auditor profesional di kemudian hari.

Integritas

Untuk membangun sebuah kepercayaan antara akuntan dan klien, kalian juga wajib menjadi pribadi yang berintegritas. Sikap jujur dan sabar dalam berinteraksi dengan sang klien adalah nilai tambah bagi reputasi kalian sebagai akuntan.

Dengan integritas tinggi, maka tingkat kepercayaan klien dan publik akan semakin tinggi. Karena sikap sabar tersebut, kalian juga tidak boleh membedakan dan pilih kasih antara klien yang satu dengan yang lain.

Dan meski harus sabar, kalian pun juga wajib bertindak tegas, lugas, dan konsisten jika menemukan kesalahan dalam pengelolaan keuangan sehingga prinsip akuntansi yang dimilikinya bisa diterapkan secara maksimal sesuai standar yang berlaku.

Kepentingan Publik

Dalam hal pelayanan kepada publik, kalian juga wajib bertindak profesional dengan cara menghormati kepentingan publik. Publik dalam ranah akuntan meliputi klien personal maupun perusahaan, pemerintah, pemberi kredit, dan pegawai.

Selain yang disebutkan, investor, manajemen bisnis, dan berbagai pihak yang bergantung pada integritas dan keahlian kalian sebagai akuntan akan memelihara berlangsungnya fungsi bisnis dengan baik.

Etika profesi akuntansi sangat perlu diperhatikan agar kalian terhindar dari hal yang tak diinginkan. Semisal suatu kesalahan kecil dalam pelaporan keuangan akibatnya bisa sefatal hilangnya kepercayaan dan timbulnya kecurigaan manipulasi terhadap perusahaan dan citra profesi kalian.

Selain itu, dengan memahami dan menerapkan etika profesi akuntansi dengan baik, maka kalian diharapkan dapat bekerja secara maksimal dan profesional, sesuai standar prosedur, seperti sesederhana membuat laporan keuangan dengan sangat rinci.

Semoga bisa membantu bagi kamu yang ingin menjadi seorang akuntan. Namun, kamu perlu tahu ada program studi yang paling tepat di era digital apabila memang kamu berkeinginan menjadi seorang akuntan. Program studi tersebut adalah Komputer Akutansi dan Bisnis. Teknologi semakin hari kian berkembang sehingga menuntut bidang akuntasi dan finansial mengikutinya. Program studi ini sekaligus memberi ilmu sistem informasi. Maka, kamu memiliki skill tambahan dibandingkan dengan lulusan program studi ilmu akuntansi semata.

Tak hanya itu, dalam urusan bisnis banyak pemilik usaha kecil menghadapi masalah dalam mengelola keuangan. Mereka bertanya-tanya bagaimana cara mengelola keuangan sambil tetap menjalankan bisnis. Bagi mereka yang tidak nyaman dengan angka, akuntansi bisa menjadi mimpi buruk. Untungnya, pemilik usaha kecil non-akuntan sudah mendapatkan apa yang mereka cari. Software akuntansi adalah jawaban yang mereka cari.

Komputerisasi Akuntansi mempelajari akuntansi dan keuangan ditambah dengan pengetahuan untuk merancang, mengoperasikan, dan mengembangkan software yang dapat digunakan untuk persiapan dan presentasi laporan keuangan, mengevaluasi proses bisnis, perekaman transaksi, dan presentasi rencana keuangan. Pemrograman akuntansi ini ditujukan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan akuntansi dengan lebih efektif dan efisien.

Program studi ini menawarkan prospek yang cukup menjanjikan bagi lulusannya. Hal ini dikarenakan banyaknya lulusan program studi Akuntansi, namun tidak banyak lulusan akuntansi yang memiliki keahlian komputer, sementara sistem akuntansi secara manual sudah mulai tergantikan dengan sistem akuntansi berbasis komputer. Peluang kerja lulusan prodi ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Mulai dari lembaga keuangan pemerintah, perbankan, asuransi, konsultan keuangan, dan lain-lain.

Lulusan Komputer Akuntansi Bisnis memiliki prospek kerja sebagai Accounting Clerks, Accounting Receptionist, Financial Clerks, System Analyst. Tak hanya itu lulusan Komputer Akuntansi Bisnis juga memiliki jenjang karir untuk menjadi pengajar, project team leader dan financial evaluator.

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) memiliki program studi Teknik Informatika yang memiliki peminatan Komputer Akuntasi Bisnis. STIKI Indonesia merupakan kampus swasta di Bali yang siap membantumu mewujudkan cita-cita sebagai seorang akuntan. Sebagai kampus IT di Bali STIKI Indonesia juga tetap mengedepankan kurikulum berbasiskan budaya khususnya budaya Bali.

Sangat cocok bagi kamu yang tidak tinggal di Pulau Bali untuk belajar tentang budaya Bali. Selain bisa mempelajari budaya bali, kamu juga bisa mendapatkan banyak keuntungan apabila memutuskan kuliah di Bali. Apa saja keuntungannya? Simak di link berikut ini: Kuliah di Bali.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran mahasiswa baru bisa disimak di link berikut ini: sip.stiki-indonesia.ac.id.

Mengapa seorang akuntan yang bekerja harus dapat menjaga kerahasiaan dan memiliki tanggung jawab profesi?

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah pihak yang tidak berkepentingan atau tidak bertanggungjawab memakai informasi tersebut untuk keuntungannya sendiri. Seorang akuntan juga harus memiliki tanggung jawab sebagai profesional akuntan sehingga mempertimbangkan moral dan profesionalitas dalam pekerjaan.

Mengapa seorang akuntan harus menjaga kerahasiaan informasi?

Agar konsumen/ para pemakai jasa tidak khawatir rahasianya akan tersebar luas sehingga puas dengan jasa yang ditawarkan.

Mengapa seorang akuntan harus menjaga etika profesi?

Etika profesi dalam bidang akuntansi sangat perlu memperhatikan oleh setiap akuntan untuk menghindari hal-hal yang tidak menginginkan. Hal ini melakukan untuk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang akuntan yang profesional.

Mengapa seorang akuntan harus jujur dalam melaksanakan profesinya sebagai seorang akuntan?

Sikap integritas dari seorang akuntan dapat meningkatkan kualitas yang dihasilkan. Dengan harapan sebagai seorang akuntan dapat memiliki sikap integritas yaitu bersikap jujur dalam memberikan informasi agar para klien dapat yakin dengan semua informasi yang diberikan.



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *