Cara Kerja Seal Master Rem & Cara Menggantinya


Seal master rem atau biasa disebut sil master rem mobil yang dalam Bahasa inggris breake master cylinder yaitu suatu bagian yang ada dalam rem tromol yang memiliki fungsi sebagai pemberi tekanan guna mengurangi laju kecepatan mobil. Master rem akan mendorong brake shoe floating yang akan memicu sistem pengereman bekerja.

10 Komponen Utama Pada Seal Master Rem Mobil

  • Master Cylinder Body
  • Diaphragm
  • Primary Piston
  • Secondary Piston
  • Inlet Port
  • Reservoir
  • Level Sensor
  • Return Spring
  • Return Part
  • White Cap

Langkah-Langkah Cara Mengganti Seal Master Rem Mobil

Sebelum lanjut ke dalam proses pembongkaran, ada baiknya kita lakukan pembersihan terlebih dahulu. Pembersihan pada dinding master rem ini berfungsi untuk memudahkan kita dalam Langkah pembongkaran pada master rem mobil.

Selain memudahkan dalam pembongkaran, pembersihan ini juga berguna dalam fungsi pengereman. Semakin anda rutin melakukan maintenance pembersihan pada master rem maka komponen master rem akan bekerja dengan maksimal.

Anda dapat membersihkan bagian kotor pada dinding master rem ini dengan kain, sikat disertai dengan sabun guna menghilangkan kotoran oli, debu atau gemuk yang menempel pada dinding master rem. Dan jangan lupa mengeringkan dengan lap atau disemprot dengan mesin kompresor angin agar cepat kering.

Membongkar Seal Master Rem Mobil

Setelah dipastikan master rem dalam kondisi yang bersih dan kering, maka anda dapat melakukan pembongkaran. Dalam pembongkaran ini, pastikan anda menggunakan kunci dan tool bengkel yang sesuai. Jangan memaksakan alat jika dirasa memang tidak pas untuk digunakan dalam pembongkaran master rem.

Karena, jika anda tidak hati-hati, proses pembongkaran malah dapat merusak komponen yang ada pada master rem. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam membongkar komponen master rem ini.

Langkah 1.

Melepaskan pengait beserta per nya. Langkah ini dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak komponen lain. Lakukanlah dengan bantuan obeng min yang panjang.

Langkah 2.

Melepas Pipa Minyak Rem. Untuk melepas pipa ini biasanya menggunakan kunci 14 pas.

Langkah 3.

Membuka baut Sok pada master rem dengan kunci 13

Langkah 4.

Buka tutup sil master rem. Dapat menggunakan obeng min, dan jangan sampai mengenai bagian tengah master rem agar tidak rusak.

Langkah 5.

Setelah seluruh komponen master rem terpisah, maka cuci dan bersihkan semua komponen dengan menggunakan sabun dan amplas halus agar karat dapat hilang dengan mudah.

Langkah 6.

Setelah semua komponen bersih maka tahapan selanjutnya adalah cara memasang sil master rem mobil.

Mengecek Kondisi Sil Master Rem Mobil

Setelah selesai melakukan pembongkaran master rem, maka anda dapat melihat secara langsung kondisi seal master rem dalam keadaan yang masih bagus atau sudah tidak layak digunakan lagi.

Jika memang kondisi sil sudah tidak bagus lagi maka langsung saja ganti dengan sil yang baru. Dan langsung memasangnya pada master rem.

Untuk menentukan sil master rem masih bagus atau tidak adalah dengan melihat indikasi di bawah ini :

  • Posisi Pad tidak rata ketika bertemu dengan piringan.
  • Oglak/tidak pas

Nah, biasanya jika sil master rem dalam kondisi ini maka rem tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya

Memasang Sil Master Rem Mobil Dengan yang Baru

 

Langkah terakhir dalam cara mengganti sil master rem mobil adalah dengan memasang Kembali seal master rem yang baru ke dalam master rem.

Sebelum anda memasang sil master rem, ada baiknya anda berikan dulu pelumas agar sil dapat lebih awet.

Dan lakukan pembersihan rem cakram terlebih dulu sebelum memasangkan master rem ke dalam posisi semula.

Lakukan pemasangan sesuai dengan posisi komponen sebelum anda bongkar tadi. Jangan sampai ada satu titik yang berbeda, ini akan berakibat pada kinerja rem yang tidak maksimal atau bahkan bisa tidak bekerja sesuai dengan fungsinya.

Setelah semua terpasang dengan benar, maka tahapan terakhir adalah melakukan pengecekan pada saluran oli rem. Pastikan saluran oli rem tidak terdapat udara dan kotoran.

Nah, jika semua sudah di cek maka anda perlu mengetes rem mobil anda, apakah berjalan normal atau tidak. Pastikan anda mengetes berkali-kali sebelum mobil anda gunakan dalam perjalanan jauh.

Sumber : tipsnesia.com



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *