Apakah keputihan dapat menyebabkan sakit perut?


Dokter, saya sering mengalami keputihan dan terasa sakit, nyeri di perut bagian kiri bawah. Apakah hal ini berbahaya atau tidak dok? Mohon jawabannya terimakasih.   Tata (22)

JAWAB:

Sayang sekali tidak dijelaskan apakah Tata ini nyonya atau nona. Pada prinsipnya tidak boleh ada keputihan yang disertai sakit di perut bawah. Keputihan sering dialami wanita, tapi tidak disertai bau, gatal atau sakit di daerah perut bawah.  Keputihan yang berulang dan disertai rasa sakit bisa mengakibatkan infeksi yang bisa merusak organ kandungan. Untuk itu harus segera diperiksakan ke dokter kandungan. Kalau perlu dilakukan pap smear.

Penting sekali diketahui fisiologi organ kandungan ini, karena pada keadaan normal memang ada kuman di vagina dalam keadaan stabil, sehingga upaya untuk pencegahan terjadinya penyakit pada organ kandungan sangat diperlukan.

Keputihan merupakan suatu hal yang wajar terjadi pada wanita jika sedang dalam masa subur, sebelum haid dan setelah haid berakhir. Keputihan fisiologis normalnya berwarn bening, putih, tidak berbau, tidak gatal panas dan tidak terlalu banyak. Saat ini jika Anda mengalami keputihan disertai nyeri perut dan muncul rasa panas, tandanya keluhan merupakan keputihan patologis.

Tanda keputihan patologis

  • Keputihan berwarna kehijauan atau kekuningan
  • Keputihan menyebabkan gatal
  • Keputihan berbau menyengat
  • Keputihan membuat terasa panas dan perih
  • Bertekstur menggumpal atau seperti susu basi
  • Kulit sekitar vagina dan mukosa vagina kemerahan

Penyebab keputihan panas disertai nyeri perut

Terkait keluhan Anda adanya rasa panas dan nyeri perut biasanya disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini:

Saat ini cuci kemaluan dari arah depan ke belakang dengan air bersih mengalir, hindari penggunaan sabun dan cairan pembersih kewaanitaan terus menerus, makan buah sayur dan konsumsi yogurt, ganti pakaian dalam 2-3x perhari dan hindari penggunaan celana dalam terlalu ketat. Untuk memastikan penyebab keluhan sebaiknya periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Keputihan merupakan kondisi yang mana keluar cairan putih bening dari vagina yang biasanya muncul saat Anda sedang memasuki masa subur, menjelang haid atau sedang hamil. Keputihan ini normal selama tidak ada keluhan nyeri, gatal, atau berbau busuk. Bila Anda mengalami keputihan dan disertai dengan nyeri perut bagian bawah maka tentu sudah tidak wajar.

Penyebab keputihan yang mungkin Anda alami adalah:

  • Infeksi saluran kemih. Biasanya akan muncul keluhan nyeri di perut bagian bawah, kencing terasa seperti tidak tuntas, frekuensi kencing meningkat tapi urin yang keluar sedikit.
  • Infeksi menular seksual. Hal ini mungkin terjadi bila Anda berganti-ganti pasangan seksual.
  • Radang panggul.
  • Servisitis.

Yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi keputihan dan nyeri perutnya adalah:

  • Rutin membasuh kelamin dari depan ke belakang dan dilap kering agar tidak lembap karena kelamin yang lembap akan memicu timbulnya infeksi jamur atau bakteri.
  • Hindari pemakaian celana ketat atau celana dalam dari bahan yang tidak menyerap keringat.
  • Minum air putih yang banyak.
  • Minum paracetamol untuk mengurangi nyerinya.
  • Kompres perut yang sakit menggunakan air hangat.

Bila keluhan sudah berlangsung lebih dari 1 minggu, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk memastikan penyebabnya agar bisa diresepkan obat sesuai dengan penyebabnya.

Infeksi ini ditularkan lewat hubungan seks tanpa kondom, dan bisa menyebar lebih cepat pada masa menstruasi.

Penyakit radang panggul juga menimbulkan gejala seperti sakit perut dan keputihan tidak normal. Sakit perut biasanya terasa di daerah panggul, bagian perut bawah, atau pinggang.

5. Kanker serviks

Bila Anda mengalami nyeri panggul atau sakit perut dan keputihan tidak normal secara bersamaan, jangan dianggap remeh.

Bisa jadi ini merupakan gejala kanker serviks. Terutama jika rasa nyerinya muncul ketika berhubungan seks.

Meski pada tahap awal kanker serviks tidak menimbulkan gejala, tapi jika tumor sudah berkembang menjadi kanker, gejala baru mungkin muncul.

6. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kondisi hamil di luar kandungan, karena pembuahan sel telur terjadi di daerah lain selain rahim.Biasanya terjadi di tuba fallopi.

Infeksi jamur vagina atau yang dikenal dengan nama kandidiasis juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah yang disertai keputihan. Hal ini disebabkan karena bakteri dan ragi di vagina tidak seimbang dan mengalami perubahan sehingga menyebabkan rasa gatal, bengkak, dan juga iritasi.

Jika kondisi ini segera diobati, maka gejalanya akan mereda dalam beberapa hari. Namun, jika kondisinya terlampau parah, Anda butuh waktu sekitar dua minggu untuk mengembalikannya ke kondisi semula.

4. Uretritis

Uretritis adalah kondisi saat uretra atau tabung yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh meradang dan mengalami iritasi. Kondisi ini bisa terjadi pada pria maupun wanita. Uretritis biasanya menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil atau saat dorongan ingin kencing itu muncul.

Uretritis umumnya disebabkan oleh bakteri. Laki-laki yang mengalami uretritis akan mengalami berbagai gejala seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, rasa gatal di ujung penis, adanya darah di air mani atau urine, dan keluarnya cairan dari penis.

Sementara pada wanita gejalanya yaitu sering bolak-balik ke kamar mandi, sakit saat buang air kecil, iritasi pada bukaan uretra, dan keluarnya cairan abnormal dari vagina.

5. Hamil di luar kandungan

Hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik adalah kondisi saat sel telur yang telah dibuahi menempel di tempat lain selain rahim. Biasanya, sel telur justru menempel di tuba falopi. Namun, dalam beberapa kasus kehamilan juga bisa terjadi di rongga perut, indung telur, dan juga leher rahim.

Berdasarkan data dari American Academy of Family Physicians (AAFP), kehamilan ektopik terjadi setiap 1 dari 50 kehamilan yang ada di dunia. Berbagai gejala yang perlu diwaspadai saat mengalami kondisi ini yaitu:

Kenapa keputihan bisa sakit perut?

Bila keputihan disertai nyeri perut juga, sebaiknya kamu waspada. Keputihan sampai sakit perut bisa jadi adalah gejala pelvic inflammatory disease (PID). Pelvic inflammatory disease atau radang panggul adalah infeksi pada sistem reproduksi wanita yang melibatkan struktur uterus, tuba falopi, dan ovarium.

Apakah keputihan bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah?

Infeksi jamur vagina atau yang dikenal dengan nama kandidiasis juga bisa menyebabkan sakit perut bagian bawah yang disertai keputihan. Hal ini disebabkan karena bakteri dan ragi di vagina tidak seimbang dan mengalami perubahan sehingga menyebabkan rasa gatal, bengkak, dan juga iritasi.

Kram perut dan keputihan tanda apa?

Adanya keputihan dan kram perut bisa karena gejala PMS (premenstrual syndrome) yang terjadi sebelum masa haid berlangsung. Berkonsultasilah ke dokter kandungan baik anda maupun istri untuk melakukan program kehamilan.

Kenapa keputihan sakit perut dan pinggang?

Nyeri pinggang atau perut bawah yang disertai dengan keputihan ataupun juga jika disertai dengan gangguan berkemih bisa saja menandakan adanya infeksi atau batu saluran kemih. Selain itu, kondisi tersebut juga bisa terjadi pada saat sebelum menstruasi seperti pada kondisi Premenstrual Syndrome.



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *