Apa yang anda ketahui tentang forecasting penjualan?


Secara harfiah, forecast adalah peramalan. Dalam bidang bisnis, forecast atau perkiraan penjualan adalah metode untuk memprediksi pendapatan sebuah perusahaan dengan dengan memperhitungkan jumlah produk atau jasa yang akan dijual dalam jangka waktu tertentu (misal, minggu, bulan, kuartal, tahun). Dari proses evaluasi ini akan diperoleh berbagai informasi terkait keuangan sebuah perusahaan, seperti pendapatan, laba bersih, biaya operasional, dan komponen lainnya. Berikut ini hal-hal penting perlu kita ketahui tentang perkiraan penjualan.

Contents hide

1. Fungsi Forecast Penjualan dalam Bisnis

1.1. Memantau Produktivitas Penjualan

1.2. Memberikan Gambaran tentang Kompetitor

1.3. Sebagai Bahan Evaluasi Strategi Pemasaran dan Penjualan

1.4. Sebagai Bahan untuk Menetapkan Tujuan dan Sasaran Penjualan

1.5. Sebagai Bahan untuk Rencana Pengembangan

2. Prinsip-Prinsip yang Harus Dipenuhi dalam Perkiraan Penjualan

2.1. Kolaboratif

2.2. Real-time

2.3. Sesuai Data

2.4. Peningkatan dari Waktu ke Waktu

2.5. Sumber Tunggal

3. Langkah-Langkah dalam Menyusun Perkiraan Penjualan

3.1. Menentukan Jenis Produk yang Akan Dijual

3.2. Memperkirakan Jumlah Total Produk yang Akan Dijual

3.3. Menentukan dan Mengalikan Harga Satuan

3.4. Menentukan dan Mengalikan HPP

3.5. Mengurangi Total Penjualan dengan Total Biaya

4. Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Fungsi Forecast Penjualan dalam Bisnis

Tak hanya memiliki fungsi penting dalam hal keuangan, perkiraan penjualan juga berperan dalam menentukan kebijakan di bidang lain. Misalnya, di bidang pemasaran dan periklanan.  Berikut ini fungsi-fungsinya secara spesifik.

Memantau Produktivitas Penjualan

Lewat informasi yang ditampilkan perkiraan penjualan, perusahaan dapat menganalisis angka penjualan dan melihat apakah kinerja penjualan sudah memenuhi ekspektasi atau masih di bawahnya. Dengan demikian, mereka bisa membuat penyesuaian sesuai kebutuhan.

Memberikan Gambaran tentang Kompetitor

Jika perkiraan penjualan mengalami penurunan, perusahaan dapat memperkirakan apakah ada perubahan yang terjadi pada kompetitor mereka. Misalnya, ada penerapan strategi baru dalam pemasaran sehingga pasar mengalami perubahan.

Sebagai Bahan Evaluasi Strategi Pemasaran dan Penjualan

Melalui perkiraan penjualan, perusahaan bisa mengevaluasi mana strategi atau metode yang tepat untuk memasarkan produk. Apabila ada yang ternyata tidak menghasilkan angka penjualan yang tinggi, strategi bisa diubah.

Sebagai Bahan untuk Menetapkan Tujuan dan Sasaran Penjualan

Perusahaan dapat membandingkan perkiraan pendekatan yang akurat dengan hasil penjualan secara berkelanjutan. Kemudian, mereka dapat menganalisis apakah penjualan sudah memenuhi tujuan dan sasaran penjualan. 

Sebagai Bahan untuk Rencana Pengembangan

Perusahaan dapat membuat rencana pengembangan apabila ternyata penjualan tidak memenuhi ekspektasi. Misalnya, perusahaan membuat rencana pengembangan SDM di bagian penjualan. 

Prinsip-Prinsip  yang Harus Dipenuhi dalam Perkiraan Penjualan

Kolaboratif

Dalam penyusunan perkiraan penjualan, harus ada kerja sama yang baik antara pimpinan dan tim penjualan. Bagaimanapun juga, tim penjualan merupakan garda depan di lapangan sehingga pendapat mereka sangat diperlukan.

Real-time

Penyusunan perkiraan penjualan sebaiknya dilakukan secara real-time. Pertimbangannya, apabila tiba-tiba pasar mengalami perubahan, mereka dapat segera menyusun ulang perkiraan penjualan.

Baca juga: Perbedaan Kliring, RTGS, dan Real Time yang Perlu diketahui

Sesuai Data

Perkiraan penjualan sebaiknya terbebas dari subjektivitas. Diperlukan data yang akurat agar penyusunannya tidak hanya bersumber dari asumsi.

Peningkatan dari Waktu ke Waktu

Dengan perkiraan penjualan yang akurat dan dilakukan dari waktu ke waktu, diharapkan perusahaan dapat mengenali faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjualannya dengan lebih baik. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kinerjanya.

Sumber Tunggal

Sebagai satu sumber data, tujuan forecast adalah memberikan wawasan yang baik tentang kinerja perusahaan. Hal ini dapat dijadikan alat untuk menyelaraskan berbagai fungsi bisnis dalam perusahaan.

Langkah-Langkah dalam Menyusun Perkiraan Penjualan

Ada beberapa metode yang digunakan dalam menyusun perkiraan penjualan, tetapi yang populer digunakan adalah metode historis. Ada lima langkah yang perlu ditempuh dalam menyusun perkiraan penjualan dengan metode ini.

Menentukan Jenis Produk yang Akan Dijual 

Langkah pertama dalam melakukan forecast adalah menentukan jenis produk atau jasa yang akan dijual dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, perusahaan jasa ekspedisi menetapkan jasa kargo yang akan dijual dalam periode satu kuartal, kemudian ditentukan nilai barangnya.

Memperkirakan Jumlah Total Produk yang Akan Dijual

Setelah ditentukan jenis produknya, kemudian perkiraan jumlah total produk akan dibuat. Data penjualan periode sebelumnya dapat dijadikan alat untuk memprediksi kecenderungan penjualan di periode mendatang.

Menentukan dan Mengalikan Harga Satuan

Setelah menentukan jumlah produk beserta harga per unit, perusahaan bisa mengalikannya untuk memperkirakan pendapatan. Misal, harga barang per unit 50.000, diproyeksikan perusahaan menjual 500.000 unit dalam satu kuartal. Maka, diperkirakan pendapatan penjualannya sebesar Rp25.000.000.000.

Menentukan dan Mengalikan HPP

Asumsikan perusahaan yang sama memperkirakan total harga pokok penjualan untuk melakukan produksi. Misalnya, setelah perhitungan didapatkan angka 20.000 per unit untuk HPP. Kemudian, perusahaan mengalikan dengan jumlah unit, diperoleh perkiraan HPP total sebesar Rp10.000.000.000. 

Mengurangi Total Penjualan dengan Total Biaya 

Terakhir, perusahaan mengurangi total penjual dengan total biaya. Pada contoh di atas, total penjualannya Rp25.000.000.000, dikurangi HPP sebesar Rp10.000.000.000 sehingga diperkirakan pendapatan dari penjualannya sebesar Rp15.000.000.000.

Demikianlah beberapa hal yang perlu kita tahu tentang perkiraan penjualan. Karena penjualan merupakan salah satu bagian inti dalam perusahaan, forecast adalah sesuatu yang sangat penting untuk mendukungnya. Semoga bisa menambah wawasan seputar bidang penjualan.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Akseleran menawarkan kesempatan pengembangan dana yang optimal dengan bunga rata-rata 10,5%-12% per tahun dan menggunakan proteksi asuransi 99% dari pokok pinjaman. Tentunya, semua itu dapat kamu mulai hanya dengan Rp100 ribu saja.

Yuk! Gunakan kode promo BLOG100 saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Customer Service Akseleran di (021) 5091-6006 atau email ke [email protected]

  • TAGS
  • akseleran
  • Apa Itu Forecast
  • Forecast Adalah
  • Pengertian Forecast

Facebook

Twitter

Pinterest

WhatsApp

Previous article4 Hal yang Tanpa Disadari Bikin Kantong Kering

Next articlePaylater, Untung atau Buntung?

Niko Ramadhani

http://www.akseleran.co.id

Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di dunia online financing dan lending sebagai Content Marketer, sehingga dia sudah tidak asing lagi dengan dunia finansial dan investasi. Memiliki passion dalam merangkai kata dan menjadikannya sebuah informasi finansial yang bermanfaat dan mudah dimengerti.

Apa yang anda ketahui mengenai forecasting penjualan?

Forecasting penjualan adalah cara yang dilakukan oleh bisnis sebagai proses memperkirakan pendapatan masa mendatang dengan memprediksi jumlah produk yang akan dijual. Biasanya terdapat jangka waktunya, misalnya dalam hitungan minggu, bulan, kuartal, hingga tahun selanjutnya.

Apa yang anda pahami tentang forecasting?

Metode Forecasting adalah salah satu metode untuk melakukan perencanaan serta pengendalian produksi. Selain itu, forecasting juga didefinisikan sebagai alat bantu untuk melakukan perencanaan yang efektif dan efisien.

Apa yang anda ketahui tentang peramalan penjualan perusahaan?

Menurut Nafarin, (2004:24) ramalan penjualan merupakan proses kegiatan memperkirakan produk yang akan dijual pada waktu yang akan datang dalam keadaan tertentu dan dibuat berdasarkan data yang pernah terjadi dan atau mungkin akan terjadi.

Apa yang dimaksud dengan peramalan penjualan sales forecasting?

Pengertian sales forecast adalah proses untuk memprediksi apa yang akan dijual oleh sales, tim, atau perusahaan setiap minggu, bulanan, triwulan, bahkan tahunan. Prakiraan penjualan ini biasanya dibuat menggunakan data kinerja sebelumnya.



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *