Apa itu surat keterangan peserta ujian nasional?


Beritabawean.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah usai tentunya para siwa sudah mulai sibuk untuk menatap masa depannya, sebagian dari mereka  ada yang sibuk mengurusi berbagai keperluan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti kuliah, sekolah kedinasan atau yang lainnya. Walaupun ijazah belum keluar mereka diperbolehkan menggunakan surat
keterangan telah mengikuti ujian nasional.

Semua jenjang
sekolah mulai dari SMA, hingga SD semuanya sudah mempersiapkan surat ini, kawatir ada siswa yang membutuhkan untuk berbagai keperluan. Seperti mau daftar TNI misalnya yang mengharuskan pendaftar menyertakan bukti kalau dia sudah mengikuti ujian nasional, atau mendaftar yang lainnya. Nah pada postingan ini kami telah memberikan contohnya silahkan anda download dan edit sesuai dengan lembaga anda.

Baca Juga : 5 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Terbaru Karena Berbagai Alasan Lengkap

Surat keterangan ini hampir sama dengan surat keterangan telah mengikuti pelatihan, jadi kalau anda butuh surat keterangan telah mengikuti sebuah pelatihan anda bisa mencontoh surat ini tinggal anda rumah sesuai dengan keperluan anda. Begitu juga dengan siswa SMK yang akan langsung
bekerja, jika di perusahaan yang akan dilamar mengharuskan memiliki ijazah setingkat SMK anda bisa melampirkan surat ini.

Nah bagi anda yang membutuhkan silahkan anda download contohnya di bawah ini, anda sudah tidak perlu membuat lagi karena filenya sudah dalam bentuk microsoft word silahkan anda pasang kop surat, identitas siswa serta kepada sekolah.

Liputan6.com, Jakarta SKHUN adalah singkatan dari Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional. Pada dasarnya,
surat SKHUN ini berisikan informasi nilai rata-rata rapor dan Ujian Nasional pelajar. Fungsinya sebagai syarat masuk sekolah tingkat selanjutnya sebelum ijazah resmi diterbitkan.

  • Ijazah Belum Terbit Bisa Daftar Sekolah Kedinasan?
  • TNI AU Buka Penerimaan Calon Bintara Gelombang I, Ayo Buruan Daftar Sebelum Tutup
  • Siapa Minat, KAI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA dan SMK

SKHUN tidak hanya bermanfaat bagi siswa sebagai peserta ujian, namun juga orang tua,
sekolah, maupun pengelola pendidikan di tingkat pusat dan daerah. Hal ini disebabkan karena informasi-informasi yang ada pada SKHUN dapat menjadi bahan evaluasi, baik bagi siswa, orang tua, sekolah, dan tentunya pengelola pendidikan.

SKHUN adalah dokumen pengganti ijazah dalam proses mendaftar sekolah lanjutan. Bila, ijazah seorang siswa belum terbit, maka SKHUN ini bisa menjadi pengganti sementara untuk pendaftaran sekolah. SKHUN juga  perlu dilampirkan untuk verifikasi data saat
mendaftar sekolah.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (22/12/2021) tentang SKHUN.

Mendikbud Nadiem Makarim memutuskan penghapusan Ujian Nasional mulai tahun 2021. Di beberapa negara, ujian nasional masih dilakukan, namun ada juga negara yang tidak melaksanakan ujian nasional.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama
meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Ilustrasi dokumen (sumber: Pexel)

SKHUN adalah singkatan dari Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional. SKHUN adalah surat yang berisikan
informasi nilai rata-rata rapor dan Ujian Nasional seorang siswa atau pelajar. SKHUN adalah surat yang berfungsi sebagai syarat masuk sekolah tingkat lanjutan sebelum ijazah resmi diterbitkan. Jadi, SKHUN adalah dokumen pengganti ijazah dalam proses mendaftar sekolah lanjutan. Bila, ijazah seorang siswa belum terbit, maka SKHUN ini bisa menjadi pengganti sementara untuk pendaftaran sekolah.

Tidak hanya bermanfaat bagi siswa sebagai peserta ujian, SKHUN adalah surat yang juga bermanfaat
untuk orang tua, sekolah, maupun pengelola pendidikan di tingkat pusat dan daerah. Hal ini disebabkan karena informasi-informasi yang ada pada SKHUN dapat menjadi bahan evaluasi, baik bagi siswa, orang tua, sekolah, dan tentunya pengelola pendidikan.

Mengutip laman Kemdikbud, SKHUN yang diterima siswa dan orang tua akan berbeda dengan SKHUN yang diterima sekolah dan pemerintah daerah. Untuk siswa dan orang tua, isi SKHUN akan berupa nilai tes, diagnostik untuk perbaikan, kategorisasi, dan
deskripsi. Sementara itu, untuk sekolah dan pemerintah daerah akan mendapatkan SKHUN yang berisi posisi sekolah atau daerah terhadap rerata siswa lain di sekolah lain, baik di daerahnya maupun di tingkat nasional. SKHUN untuk sekolah dan pemerintah daerah juga akan mencantumkan indeks parametrik yang mengukur perilaku siswa saat tes, dan perkembangan hasil dari tahun ke tahun.

SKHUN adalah surat yang terdiri dari dua lembar, lembar pertama akan memuat nilai tes masing-masing siswa di tiap
mata pelajaran yang diujikan. Tidak hanya itu, lembar ini pun akan memuat nilai UN rerata sekolah, nilai rerata UN secara nasional, dan deskripsi nilai siswa. Adapun deskripsi nilai mencakup empat kategorisasi, yaitu sangat baik, baik, cukup, dan kurang.

Pada lembar kedua, SKHUN akan memuat deskripsi kompetensi siswa terhadap komponen-kompen mata pelajaran yang diujikan. Maksudnya, deskripsi ini akan memberikan penjelasan dan makna lebih kepada siswa, orang tua, guru tentang angka yang
didapat di setiap mata pelajaran UN yang diujikan.

Ujian Nasional

SKHUN adalah istilah yang tidak lepas dari UN atau Ujian Nasional. Ujian Nasional adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat
pendidikan antardaerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003, yang  menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan,
dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan.

Penentuan standar yang meningkat diharapkan akan mendorong peningkatan mutu pendidikan. Hal yang dimaksud dengan penentuan standar pendidikan adalah penentuan nilai batas (cut off hiscore). Seseorang dikatakan sudah lulus/kompeten bila telah melewati nilai batas tersebut, berupa nilai batas antara peserta didik yang sudah menguasai
kompetensi tertentu dengan peserta didik yang belum menguasai kompetensi tertentu. Bila itu terjadi pada ujian nasional atau sekolah, maka nilai batas berfungsi untuk memisahkan antara peserta didik yang lulus dan tidak lulus, disebut batas kelulusan. Kegiatan penentuan batas kelulusan disebut standard setting. Manfaat pengaturan standar ujian akhir adalah adanya batas kelulusan setiap mata pelajaran sesuai dengan tuntutan kompetensi minimum. Selain itu,
manfaat lainnya yaitu adanya standar yang sama untuk setiap mata pelajaran sebagai standar minimum pencapaian kompetensi.

Ijazah adalah

Ilustrasi Kelulusan | pexels.com/@ekrulila

SKHUN adalah Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional, hal ini tentunya berbeda dengan ijazah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ijazah
adalah surat tanda tamat belajar. Ijazah adalah sebuah sertifikat atau dokumen yang diberikan oleh suatu intansi sebagai dokumen resmi tentang orang, santri, siswa atau mahasiswa. Ijazah biasanya diperoleh sesudah tamat belajar oleh sekolah atau universitas, baik di dalam negeri atau mahasiswa luar negeri kepada siswanya atau mahasiswanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan
WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.



Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *