Kisah Inspiratif Gie Pendiri Kedai Kopi Yoi Serui, Pahlawan Ekonomi Papua


Sudah bukan misteri lagi, jika Papua memang dikenal sebagai provinsi dengan banyak harta karun didalamnya. Harta karun tersebut berupa kekayaan tambang mulai dari emas, tembaga, minyak bumi, gas alam, batu bara, besi pasir kaolin, batu kapur dsb. Dengan banyaknya kekayaan tambang yang dimiliki tanah Papua, maka tak heran bila banyak perusahaan tambang terkemuka yang mengolah hasil tambang tersebut. Alhasil, bekerja di perusahaan tambang secara tidak langsung menjadi sebuah ‘prestise’ yang bisa dicapai oleh orang-orang Papua.

“Lalu apa kabar dengan sektor lain? Adakah orang Papua yang ingin menjadi wirausahawan? Apakah Papua hanya dikelilingi bahan tambang saja, tanpa potensi dari pertaniannya sama sekali?” itulah pertanyaan yang hinggap dalam benak, sampai akhirnya saya menemukan informasi di internet terkait sosok Gie, pendiri Kopi Yoi Serui, seorang wirausahawan dari Jayapura, Papua.  

Baca: Perjuangan drh. Fahri Putranda, Menebar Kebermanfaatan Melalui Profesi Dokter Hewan

Gie Pendiri Kedai Kopi Yoi Serui
Sumber foto: Kumparan

Gie rupanya telah membuka kedai Kopi Yoi Serui sejak tahun 2019, waktu yang sangat relevan, Ketika wabah corona masih merajalela saat itu. Meskipun hanya mengandalkan pekarangan rumahnya yang berukuran 4×6 meter, Gie serta merta yakin bahwa kedai kopi yang didirikan dapat menjadi awal yang baru untuk kehidupan dirinya dan masyarakat Papua pada umumnya. Karena ia berupaya untuk menjadi perpanjangan tangan bagi para petani lokal penghasil kopi, yang ada di Ambaidiru, Kabupaten Kepulauan Yapen, agar dapat lebih dikenal oleh khalayak ramai.

Kehadiran Kedai Kopi Yoi Serui untuk Memberdayakan Petani Lokal Papua

Menariknya, Kampung Ambaidiru merupakan satu-satunya Kawasan penghasil kopi jenis robusta dari Papua, mengingat kebanyakan kopi yang dihasilkan di Papua adalah kopi dengan jenis Arabica. Hal ini tentu menjadi gambaran menarik bahwa sektor pertanian di Papua juga bisa menampilkan sisi menarik yang jarang diketahui banyak orang. Jadi, kalau masih ada yang masih mengira bahwa biji kopi hanya dihasilkan di kawasan populer seperti provinsi Jawa, Bali dan Sumatera. Tentu kamu perlu tahu bahwa Papua juga memiliki biji kopi istimewanya sendiri.

Di awal berdirinya, kedai kopinya banyak mendapat dukungan dari sahabat maupun kerabat yang datang untuk menikmati kopi buatannya. Namun tak disangka-sangka, berkat dukungan sahabat dan kerabatnya, kedai kopi Yoi Serui yang didirikannya berhasil mendapatkan banyak pelanggan yang tidak hanya berasal dari kalangan sahabat dan kerabat saja.

Disamping promosi dari mulut ke mulut, yang menjadikan kedai kopi tersebut makin dikenal, Kedai Kopi Yoi Serui juga berhasil dikenal karena memiliki konsep yang sangat unik, yakni memiliki konsep untuk mempersilahkan pelanggan agar dapat meracik kopi favoritnya sendiri. Hal ini dilakukan untuk mendukung kecintaan pelanggan terhadap kopi. Jadi bukan hanya sekedar menikmati kopi, tapi juga mencintai kopi.

Memberdayakan Pemuda Asli Papua

Selain memberdayakan para petani lokal di Papua, keberadaan kedai kopi  Yoi Serui juga turut andil membuka peluang pekerjaan bagi para pemuda asli Papua. Saat ini Gie, telah berhasil menjadi jalan pemberdayaan bagi 9 pemuda asli Papua.

Kedai kopi Jayapura Papua
Sumber foto: Kumparan

Yang paling membuat terkesan dari diri seorang Gie, adalah kelapangan hatinya dalam memperkerjakan seorang difabel. Ya, salah satu dari karyawan Gie yang bekerja di Kedai Kopi Yoi Serui, sebut saja Vandi, adalah seorang difabel yang sering ditolak saat melamar pekerjaan sebelum bergabung di Kedai Kopi milik Gie tersebut.

Melihat kenyataan tersebut, Gie merasa bahwa Vandi adalah seorang yang pantang menyerah, hanya saja belum mendapatkan kesempatan yang tepat di dunia pekerjaan. Maka dari itu, Gie tanpa pikir panjang menerima Vandi sebagai bagian dari kedai Kopi Yoi Serui.

Kedai Kopi Yoi Serui

Baca: KRT Samsul Arifin Wijoyosukmo, Selamatkan Bumi dengan Trembesi

Gie bersikukuh bahwa menjadi seorang disabilitas bukan berarti dunianya terbatas, dan tak bisa melakukan apa-apa. Justru ia ingin memberikan kesempatan bagi para disabilitas untuk berkarya di Kedai Kopi Yoi Serui miliknya. Dan benar saja, berkat ketekunann dan kegigihan Vandi dalam memahami seluk beluk dalam meracik kopi. Ia berhasil membuat Gie terkesan dengan keberhasilannya dalam meracik kopi. Sejak saat itu Gie semakin meyakini bahwa tidak ada yang mustahil, jika kita mau berjuang.

Berkat tekad dan niat mulia Gie dibalik hadirnya Kedai Kopi Yoi Serui, ia pun akhirnya mendapatkan apresiasi dari Anugerah Pewarta ASTRA pada tahun 2021, dalam bidang kewirausahaan, karena berhasil membangkitkan potensi lokal di Papua. Semoga kita semua bisa meneladani semangat juangnya dan terus berupaya melakukan yang terbaik bagi negeri ini, seperti halnya yang dilakukan oleh Gie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *